Di era Modern sekarang ini mencari uang dengan memulai usaha sampingan adalah hal yang paling diminati oleh semua kalangan, entah itu mahasiswa, ibu rumah tangga, freelance, dll. Usaha sampingan yang saat ini banyak digandrungi orang-orang salah satunya yaitu berjualan, baik itu berjualan online maupun offline.
Namun mayoritas orang akan memiliki berjualan online ketimbang offline, karena berjualan online dirasa lebih menguntungkan dan dapat menjangkau calon pembeli lebih luas, selain itu berjualan online tidak harus memiliki biaya lebih untuk menyewa ruko, menyewa tempat, dan sejenisnya, berjualan online juga jauh lebih mudah karena bisa dilakukan di rumah. hanya dengan bermodalkan HP (Handphone) dan media sosial kamu sudah bisa menghasilkan uang.
Langkah pertama yang harus dilakukan untuk mencoba peruntungan dari berjualan online yaitu memiliki produk yang ingin kita jual. produknya sendiri bisa dibeli dari orang lain maupun membuat sendiri.
Di dunia perdagangan atau jualan online ada istilah yang sering dijumpai yaitu Reseller dan Dropshiper. banyak yang masih belum memahami arti dari kedua istilah ini.
Pengertian Reseller dan Dropshipper
Reseller atau kata lain penjual ulang adalah perusahaan atau perorangan yang membeli produk atau jasa kepada orang lain dengan tujuan untuk dijual kembali kepada orang lain untuk menghasilkan keuntungan.
Sedangkan dropshipper adalah teknik penjualan dimana seseorang memasarkan produk orang lain dengan menggunakan brand atau nama dia sendiri tanpa harus menyetok barang dengan tujuan mendapatkan keuntungan. reseller dan dropshipper sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan nya masing-masing. Hal ini dikembalikan lagi kepada kamu yang ingin memulai berjualan apakah ingin menggunakan metode reseller atau dropshiper.

